
Kota Bima, ibu kota Kabupaten Bima di Provinsi Nusa Tenggara Barat, bukan hanya dikenal karena kekayaan alamnya dan pesona pantainya, tetapi juga mulai berkembang sebagai destinasi kuliner yang menarik. Salah satu aspek yang makin populer adalah keberadaan café-café modern dan kreatif yang menjadi tempat berkumpul bagi warga lokal maupun wisatawan. Café di Bima kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati minuman atau makanan ringan, tetapi juga sebagai pusat kreativitas, tempat bersosialisasi, bahkan sebagai ruang untuk menikmati seni dan budaya lokal.
1. Café Nusantara Bima – Paduan Rasa Lokal dan Modern
Salah satu café yang cukup populer di Bima adalah Café Nusantara. Café ini dikenal karena menawarkan berbagai menu kopi khas Nusantara, mulai dari kopi robusta dan arabika lokal hingga racikan kopi modern dengan sentuhan susu, rempah, dan sirup alami. Desain interior café menggabungkan gaya modern minimalis dengan aksen tradisional khas Bima, termasuk anyaman rotan dan motif tenun lokal.
Café Nusantara menjadi favorit anak muda karena selain menyediakan menu kopi dan teh, tempat ini juga menawarkan berbagai kue dan camilan sehat yang dibuat dari bahan lokal, seperti bolu jagung, klepon ubi, dan kue basah tradisional. Tidak jarang café ini menjadi tempat bagi komunitas lokal untuk menggelar kegiatan seperti workshop, diskusi, atau pertunjukan musik akustik.
2. Lontar Café – Suasana Santai di Pinggir Pantai
Bima juga terkenal dengan keindahan pantainya, dan Lontar Café memanfaatkan lokasi strategis dekat pesisir untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjungnya. Café ini menawarkan pemandangan laut yang menenangkan sambil menikmati minuman segar dan makanan ringan. Menu andalan di sini termasuk es kelapa muda, jus buah tropis, dan aneka seafood segar.
Suasana di Lontar Café cukup santai dan nyaman. Perabotan kayu seperti meja dan kursi dipadukan dengan payung serta gazebo sederhana, memberikan pengunjung kesempatan menikmati udara pantai sambil bersantai bersama teman atau keluarga. Tak heran, café ini kerap menjadi lokasi favorit untuk menikmati sunset.
3. Kedai Pala Bima – Aroma Khas Rempah Maluku di Kota Bima
Selain kopi HONDA138 dan minuman segar, Bima juga memiliki café yang mengusung tema rempah lokal, salah satunya Kedai Pala. Meskipun pala lebih identik dengan Ambon atau Maluku, café ini memadukan rempah-rempah dengan menu lokal Bima untuk menciptakan cita rasa unik. Kopi pala, teh rempah, dan kue berbahan pala menjadi menu yang banyak dicari pengunjung.
Kedai Pala menonjolkan dekorasi etnik dengan aksen kayu, bambu, dan pernak-pernik tradisional. Café ini menarik bagi mereka yang ingin merasakan pengalaman berbeda, di mana aroma rempah berpadu dengan kenyamanan tempat duduk dan musik latar yang menenangkan.
4. Kopi Lestari – Tempat Nongkrong Anak Muda dan Kreator Konten
Kopi Lestari adalah salah satu café yang banyak dikunjungi generasi muda dan para kreator konten di Bima. Dengan desain interior yang Instagramable, café ini memadukan pencahayaan hangat, mural kreatif, dan spot foto menarik. Menu utama tentu saja kopi, mulai dari espresso, cappuccino, hingga kopi manual brew dengan biji kopi pilihan dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain kopi, Kopi Lestari juga menyediakan minuman non-kopi seperti mocktail, smoothie bowl, dan aneka cemilan kekinian. Café ini kerap mengadakan acara live music, pameran seni, atau workshop kecil, menjadikannya lebih dari sekadar tempat minum kopi, tetapi juga ruang untuk bersosialisasi dan berekspresi.
5. Aroma Café – Sensasi Klasik dengan Sentuhan Modern
Aroma Café adalah pilihan lain bagi pengunjung yang mencari café dengan nuansa klasik tapi tetap modern. Interiornya didominasi oleh warna hangat, kayu, dan lampu gantung bergaya vintage. Café ini menawarkan berbagai minuman kopi dan teh, serta makanan ringan ala Barat seperti sandwich, pastry, dan cake.
Aroma Café juga menjadi tempat favorit bagi pebisnis atau mahasiswa yang ingin bekerja sambil menikmati suasana nyaman. Wi-Fi yang cepat, colokan yang mudah dijangkau, dan suasana yang tenang menjadikan café ini cocok untuk belajar, meeting, atau sekadar membaca buku.
6. Peluang Café di Kota Bima
Pertumbuhan café di Bima sejalan dengan semakin tingginya minat masyarakat terhadap gaya hidup modern dan tempat bersantai yang nyaman. Café kini bukan hanya tempat menikmati makanan atau minuman, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup, tempat berinteraksi, dan sarana mempromosikan budaya lokal.
Banyak café di Bima yang mulai memanfaatkan bahan lokal sebagai menu andalan, seperti kopi lokal Bima, olahan jagung, ubi, dan rempah-rempah khas daerah. Pendekatan ini tidak hanya menarik pengunjung lokal, tetapi juga wisatawan yang ingin merasakan cita rasa autentik Bima.
7. Tips Menikmati Café di Bima
Untuk menikmati café di Bima, ada beberapa tips yang bisa dilakukan:
- Datang di waktu tepat: Beberapa café memiliki suasana yang berbeda antara pagi, siang, dan sore hari. Café pinggir pantai akan lebih menyenangkan saat sore menjelang sunset.
- Cicipi menu lokal: Banyak café menyajikan menu khas Bima yang unik, seperti kopi robusta lokal, kue tradisional, atau minuman rempah.
- Manfaatkan spot foto: Banyak café di Bima memiliki desain interior yang Instagramable. Jangan lupa abadikan momen dengan teman atau keluarga.
- Ikuti event khusus: Beberapa café rutin mengadakan acara live music, pameran, atau workshop. Mengikuti acara ini bisa memberikan pengalaman berbeda.
Kesimpulan
Kota Bima kini telah menjadi salah satu kota di NTB yang berkembang pesat dalam hal kuliner modern. Café-café yang ada di kota ini bukan hanya menyajikan kopi dan makanan ringan, tetapi juga menawarkan pengalaman sosial, kreatif, dan budaya. Mulai dari Café Nusantara yang memadukan konsep modern dan lokal, Lontar Café dengan pemandangan lautnya, hingga Kopi Lestari yang Instagramable, semua menghadirkan pengalaman unik bagi pengunjung.
Baik bagi wisatawan maupun penduduk setempat, café di Bima berfungsi sebagai tempat untuk bersantai, berinteraksi, atau sekadar menikmati secangkir kopi sambil memandang keindahan kota. Dengan kombinasi menu kreatif, suasana nyaman, dan pelayanan ramah, café-café di Bima menunjukkan bahwa kota ini tidak hanya kaya akan alam, tetapi juga potensi kuliner dan kreativitas yang terus berkembang.